Ketika di beberapa Negara (UEA) beberapa fasilitas blackberry mulai dihentikan , Research In Motion (RIM) tetap meluncurkan Java SDK baru untuk mendukung BlackBerry 6, sistem operasi baru yang sangat antisipatif untuk smartphone BlackBerry.
BlackBerry Java SDK v6.0 memanfaatkan keunggulan dari fitur-fitur UI baru, menawarkan integrasi lebih baik dengan smartphone BlackBerry, akses ke layanan baru dan ditingkatkan serta dukungan untuk rendering dan porting konten ke browser berbasis WebKit baru.
BlackBerry Java SDK v6.0 berfokus pada penyediaan pengembang dengan tool canggih yang memungkinkan mereka untuk membuat aplikasi yang kaya, menarik secara visual pada BlackBerry Application Platform, dan membuatnya lebih mudah untuk mengintegrasikan kemampuan yang secara tradisional telah sulit bagi pengembang.
Komunitas pengembang BlackBerry sekarang dapat mengakses lebih dari 40 APIs baru yang memungkinkan mereka untuk membuat aplikasi-aplikasi yang kaya secara visual dan terintegrasi secara lebih baik dengan memanfaatkan kunggulan dari fitur-fitur baru di BlackBerry 6.
"Ini merupakan kesempatan terbaik bagi para pengembang untuk membuat aplikasi-aplikasi yang terikat ke fitur-fitur dan aplikasi-aplikasi inti dari BlackBerry Application Platform," kata David Yach, Chief Technology Officer, Software Research In Motion, dalam keterangan resminya, Kamis (5/8/2010).
"ara pengembang yang telah berpengalaman serta pemula untuk platform BlackBerry akan lebih tertantang dengan APIs baru serta user interface yang sangat powerful dan menarik," tambahnya.
BlackBerry Java SDK v6.0 mendukung tampilan yang benar-benar baru pada user interface (UI) BlackBerry 6 dengan komponen-komponen UI yang telah ada termasuk contextual menus, tables, lists, inertial scrolling, activity progress indicators, pane managers, tool bars, title bars dan sub menus.
Browser baru pada BlackBerry 6 memanfaatkan mesin rendering WebKit dan pengembang dapat membuat situs web yang dinamis dan aplikasi-aplikasi seluler yang kaya serta widgets terbaru yang dapat secara seamless terintegrasi dengan aplikasi-aplikasi browser dan native inti. BlackBerry Widgets dan aplikasi web didesain untuk Browser BlackBerry v 5.0 nantinya akan kompatibel dengan browser baru
Dengan penambahan dukungan untuk HTML5 pada Browser BlackBerry 6 baru, pengembang web akan dapat membuat konten untuk smartphone BlackBerry yang berjalan pada web, termasuk games menarik dan media interaktif dengan grafis 3D secara real time dan lainnya.
Pengembang dapat menggunakan APIs baru untuk mengintegrasikan secara lebih baik aplikasi-aplikasi dengan berbagai aspek fungsionalitas utama smartphone BlackBerry. Unified Search Framework API akan memungkinkan para pengembang untuk mendaftarkan aplikasi dan mitra-mitra konten mereka agar mudah ditemukan, serta menyediakan mekanisme untuk mencari aplikasi yang tersimpan. Mapfield API telah didesain ulang untuk menyediakan fitur-fitur yang lebih baik termasuk panning, zooming, my location dan toolbars yang nyaman. Pengembang dapat memanggil API Mapfield untuk menyesuaikan tampilan data lokasi dan dapat menggunakan beragam mapfields secara simultan pada layar yang sama untuk memperbanyak keuntungan bagi pengguna.
Layanan Lokasi telah ditingkatkan dengan Wi-Fi Geolocation API, memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi yang memanfaatkan lokasi handset itu berdasarkan kedekatannya dengan jaringan Wi-Fi. API dibangun pada fitur LBS telah tersedia untuk para pengembang melalui lokasi menara seluler dan GPS. Reverse geocoding sekarang memungkinkan aplikasi untuk memanfaatkan kode pos/zip untuk mendapatkan informasi setempat. Travel Time API membawa perkiraan waktu kedatangan (ETA) informasi ke dalam aplikasi. ETA didasarkan pada sejumlah data dari manapun sumbernya secara real-time dikombinasikan dengan asal muasal lalu-lintas informasi.
BlackBerry Java SDK v6.0 telah tersedia untuk di- download di www.blackberry.com/developers/java. Informasi lebih lengkap mengenai BlackBerry 6 dapat diproleh di www.blackberry.com/developers/blackberry6.
Showing posts with label blackberry. Show all posts
Showing posts with label blackberry. Show all posts
Thursday, August 5, 2010
Tuesday, July 27, 2010
Giliran Motorola Droid X Jadi "Kambing Hitam" Apple
- Apple terus berusaha mencari "kambing hitam" terhadap masalah penerimaan sinyal yang terdapat pada produk terbarunya iPhone 4. Setelah Samsung Omnia II dan Blackberry Bold 9700, kali ini sasaran tembaknya adalah Motorola Droid X.
Dalam artikel terbaru di situsnya, Apple menunjukkan bahwa Motorola Droid X juga mengalami masalah redaman sinyal seperti halnya yang dialami iPhone 4. Apple melansir video yang menunjukkan bahwa cara menggenggam Motorola Droid X dengan posisi tertentu juga menyebabkan penerimaan sinyal melemah dari 3 bar hingga 0 bar.
Sejak muncul keluhan terhadap penerimaan sinyal iPhone 4, Apple memang membuat halaman website khusus yang seolah-olah mengkambinghitamkan kepada perangkat lain. Pada artikel-artikel sebelumnya, Apple telah menampilkan bukti-bukti adanya masalah penerimaan sinyal pada perangkat smartphone lainnya.
Saat ini ada 7 jenis smartphone yang dinilai Apple mengalami masalah redaman yakni iPhone 4, iPhone 3GS, Blackberry Bold 9700, Samsung Omnia II, HTC Droid Eris, Motorola Droid X, dan Nokia N97 mini. Apple mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengetesan terhadap ketujuh smartphone tersebut dan mendapatkan hasil adanya penurunan kekuatan sinyal ketika mencengkram smartphone pada bagian antena.
Motorola belum melakukan konfirmasi mengenai hal ini, namun bisa dipastikan mereka akan segera melakukan klarifikasi. Apalagi Motorola baru saja memasang iklan satu halaman penuh pada The New Yorks Times selama isu mengenai adanya masalah pada antena iPhone 4 beredar. Pada halaman tersebut Motorola memasang iklan yang menyebut Droid X hadir dengan antena ganda sehingga memastikan penerimaan sinyal akan selalu kuat.
Selain membela diri dengan alasan redaman, CEO Apple Steve Jobs sebelumnya mengatakan bahwa masalah penurunan kekuatan sinyal yang terdapat pada iPhone 4 karena adanya kesalahan software dalam menghitung kekuatan sinyal pada iPhone 4. Apple telah memperbaiki formulanya sehingga lebih akurat sesuai kekuatan sinyal sebenarnya yang diterima iPhone 4 seperti formula yang dipakai AT&T dengan update software iOs 4.01.
Untuk meredam isu yang terjadi, Apple juga membuat program pembagian casing untuk mengurangi redaman tersebut buat para pengguna iPhone 4. JAKARTA,KOMPAS.com
Dalam artikel terbaru di situsnya, Apple menunjukkan bahwa Motorola Droid X juga mengalami masalah redaman sinyal seperti halnya yang dialami iPhone 4. Apple melansir video yang menunjukkan bahwa cara menggenggam Motorola Droid X dengan posisi tertentu juga menyebabkan penerimaan sinyal melemah dari 3 bar hingga 0 bar.
Sejak muncul keluhan terhadap penerimaan sinyal iPhone 4, Apple memang membuat halaman website khusus yang seolah-olah mengkambinghitamkan kepada perangkat lain. Pada artikel-artikel sebelumnya, Apple telah menampilkan bukti-bukti adanya masalah penerimaan sinyal pada perangkat smartphone lainnya.
Saat ini ada 7 jenis smartphone yang dinilai Apple mengalami masalah redaman yakni iPhone 4, iPhone 3GS, Blackberry Bold 9700, Samsung Omnia II, HTC Droid Eris, Motorola Droid X, dan Nokia N97 mini. Apple mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengetesan terhadap ketujuh smartphone tersebut dan mendapatkan hasil adanya penurunan kekuatan sinyal ketika mencengkram smartphone pada bagian antena.
Motorola belum melakukan konfirmasi mengenai hal ini, namun bisa dipastikan mereka akan segera melakukan klarifikasi. Apalagi Motorola baru saja memasang iklan satu halaman penuh pada The New Yorks Times selama isu mengenai adanya masalah pada antena iPhone 4 beredar. Pada halaman tersebut Motorola memasang iklan yang menyebut Droid X hadir dengan antena ganda sehingga memastikan penerimaan sinyal akan selalu kuat.
Selain membela diri dengan alasan redaman, CEO Apple Steve Jobs sebelumnya mengatakan bahwa masalah penurunan kekuatan sinyal yang terdapat pada iPhone 4 karena adanya kesalahan software dalam menghitung kekuatan sinyal pada iPhone 4. Apple telah memperbaiki formulanya sehingga lebih akurat sesuai kekuatan sinyal sebenarnya yang diterima iPhone 4 seperti formula yang dipakai AT&T dengan update software iOs 4.01.
Untuk meredam isu yang terjadi, Apple juga membuat program pembagian casing untuk mengurangi redaman tersebut buat para pengguna iPhone 4. JAKARTA,KOMPAS.com
Subscribe to:
Comments (Atom)