Showing posts with label samsung. Show all posts
Showing posts with label samsung. Show all posts
Thursday, December 16, 2010
Samsung Wave
Samsung’s brand new touch screen Bada phone, the Samsung Wave S8500, affectionately known as ‘The Wave’, was released on June 1st, 2010 nad is available at phone retailers all over the country...
Labels:
Bada,
Dialaphone,
samsung,
service,
Smartphone,
touchscreen,
Wave
Tuesday, July 27, 2010
Giliran Motorola Droid X Jadi "Kambing Hitam" Apple
- Apple terus berusaha mencari "kambing hitam" terhadap masalah penerimaan sinyal yang terdapat pada produk terbarunya iPhone 4. Setelah Samsung Omnia II dan Blackberry Bold 9700, kali ini sasaran tembaknya adalah Motorola Droid X.
Dalam artikel terbaru di situsnya, Apple menunjukkan bahwa Motorola Droid X juga mengalami masalah redaman sinyal seperti halnya yang dialami iPhone 4. Apple melansir video yang menunjukkan bahwa cara menggenggam Motorola Droid X dengan posisi tertentu juga menyebabkan penerimaan sinyal melemah dari 3 bar hingga 0 bar.
Sejak muncul keluhan terhadap penerimaan sinyal iPhone 4, Apple memang membuat halaman website khusus yang seolah-olah mengkambinghitamkan kepada perangkat lain. Pada artikel-artikel sebelumnya, Apple telah menampilkan bukti-bukti adanya masalah penerimaan sinyal pada perangkat smartphone lainnya.
Saat ini ada 7 jenis smartphone yang dinilai Apple mengalami masalah redaman yakni iPhone 4, iPhone 3GS, Blackberry Bold 9700, Samsung Omnia II, HTC Droid Eris, Motorola Droid X, dan Nokia N97 mini. Apple mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengetesan terhadap ketujuh smartphone tersebut dan mendapatkan hasil adanya penurunan kekuatan sinyal ketika mencengkram smartphone pada bagian antena.
Motorola belum melakukan konfirmasi mengenai hal ini, namun bisa dipastikan mereka akan segera melakukan klarifikasi. Apalagi Motorola baru saja memasang iklan satu halaman penuh pada The New Yorks Times selama isu mengenai adanya masalah pada antena iPhone 4 beredar. Pada halaman tersebut Motorola memasang iklan yang menyebut Droid X hadir dengan antena ganda sehingga memastikan penerimaan sinyal akan selalu kuat.
Selain membela diri dengan alasan redaman, CEO Apple Steve Jobs sebelumnya mengatakan bahwa masalah penurunan kekuatan sinyal yang terdapat pada iPhone 4 karena adanya kesalahan software dalam menghitung kekuatan sinyal pada iPhone 4. Apple telah memperbaiki formulanya sehingga lebih akurat sesuai kekuatan sinyal sebenarnya yang diterima iPhone 4 seperti formula yang dipakai AT&T dengan update software iOs 4.01.
Untuk meredam isu yang terjadi, Apple juga membuat program pembagian casing untuk mengurangi redaman tersebut buat para pengguna iPhone 4. JAKARTA,KOMPAS.com
Dalam artikel terbaru di situsnya, Apple menunjukkan bahwa Motorola Droid X juga mengalami masalah redaman sinyal seperti halnya yang dialami iPhone 4. Apple melansir video yang menunjukkan bahwa cara menggenggam Motorola Droid X dengan posisi tertentu juga menyebabkan penerimaan sinyal melemah dari 3 bar hingga 0 bar.
Sejak muncul keluhan terhadap penerimaan sinyal iPhone 4, Apple memang membuat halaman website khusus yang seolah-olah mengkambinghitamkan kepada perangkat lain. Pada artikel-artikel sebelumnya, Apple telah menampilkan bukti-bukti adanya masalah penerimaan sinyal pada perangkat smartphone lainnya.
Saat ini ada 7 jenis smartphone yang dinilai Apple mengalami masalah redaman yakni iPhone 4, iPhone 3GS, Blackberry Bold 9700, Samsung Omnia II, HTC Droid Eris, Motorola Droid X, dan Nokia N97 mini. Apple mengungkapkan bahwa mereka telah melakukan pengetesan terhadap ketujuh smartphone tersebut dan mendapatkan hasil adanya penurunan kekuatan sinyal ketika mencengkram smartphone pada bagian antena.
Motorola belum melakukan konfirmasi mengenai hal ini, namun bisa dipastikan mereka akan segera melakukan klarifikasi. Apalagi Motorola baru saja memasang iklan satu halaman penuh pada The New Yorks Times selama isu mengenai adanya masalah pada antena iPhone 4 beredar. Pada halaman tersebut Motorola memasang iklan yang menyebut Droid X hadir dengan antena ganda sehingga memastikan penerimaan sinyal akan selalu kuat.
Selain membela diri dengan alasan redaman, CEO Apple Steve Jobs sebelumnya mengatakan bahwa masalah penurunan kekuatan sinyal yang terdapat pada iPhone 4 karena adanya kesalahan software dalam menghitung kekuatan sinyal pada iPhone 4. Apple telah memperbaiki formulanya sehingga lebih akurat sesuai kekuatan sinyal sebenarnya yang diterima iPhone 4 seperti formula yang dipakai AT&T dengan update software iOs 4.01.
Untuk meredam isu yang terjadi, Apple juga membuat program pembagian casing untuk mengurangi redaman tersebut buat para pengguna iPhone 4. JAKARTA,KOMPAS.com
Wednesday, June 30, 2010
Ganti Bada, Java Propietary Ditinggalkan Samsung
Samsung bakal meninggalkan pengguna platform Java Propietary di semua jenis ponselnya di masa mendatang. Sebagai gantinya, raksasa elektronika asal Korea Selatan itu bakal menggunakan platform terbarunya, Bada.
"Ke depan semua feature phone akan menggunakan Bada," kata Pambudi Sudirman, Application Manager Samsung Mobile Indonesia di acara Bada Developer Day yang diadakan Samsung dan Majalah Chip, Rabu (30/6/2010) di Hotel JW Marriott, Jakarta. Namun, ia tidak bisa memastikan kapan Samsung benar-benar meninggalkan Java Propietary dan menggantinya dengan Bada karena hal tersebut tergantung kebijakan kantor pusat di Korea Selatan.
Menurut Pambudi, kehadiran Bada memang untuk menjawab tuntutan konsumen. Saat ini, ponsel tidak hanya dilihat sebagai perangkat telepon dan SMS saja, tapi juga harus bisa menjadi communication hub untuk selalu terhubung dengan teman, saudara, dan seluruh dunia. Dengan sistem propietary, kata Pambudi, Samsung kesulitan mengembangkan aplikasi-aplikasi baru sesuai tuntutan tersebut.
"Bada bersifat open dan fleksibel, semua aplikasi yang diciptakan bisa dinikmati sampai ke ponsel low end," ujar Pambudi. Saat ini, Bada memang baru digunakan di satu jensi ponsel yakni Samsung Wave yang notebene merupakan smartphone kelas atas. Namun, ke depan, Samsung telah menyiapkan smartphone kelas menangah ke bawah dengan platform Bada.
Tahun ini, kata Pambudi, Samsung akan merilis tiga jenis ponsel lagi berbasis Bada. Masing-masing dua tipe yang hanya mendukung hingga jaringan EDGE dan satu tipe yang mendukung 3G/HSDPA. Ini juga menegaskan bahwa semua ponsel Samsung di masa mendatang adalah smartphone dari kelas low end hingga high end.
Bagaimana dengan platform lainnya? Pambudi mengatakan Samsung memang dikenal menggunakan semua platform di jajaran ponselnya dari Android, Windows, dan Symbian. Hal tersebut karena ada kelebihan tertentu yang tidak bisa dipenuhi semuanya di satu platform. Menurutnya, Samsung tetap akan mempertahakan strategi multi-OS di jajaran perangkatnya dan Bada salah satunya.
dikutip dari : http://tekno.kompas.com/read/2010/06/30/16153119/Ganti.Bada..Java.Propietary.Ditinggalkan.Samsung
"Ke depan semua feature phone akan menggunakan Bada," kata Pambudi Sudirman, Application Manager Samsung Mobile Indonesia di acara Bada Developer Day yang diadakan Samsung dan Majalah Chip, Rabu (30/6/2010) di Hotel JW Marriott, Jakarta. Namun, ia tidak bisa memastikan kapan Samsung benar-benar meninggalkan Java Propietary dan menggantinya dengan Bada karena hal tersebut tergantung kebijakan kantor pusat di Korea Selatan.
Menurut Pambudi, kehadiran Bada memang untuk menjawab tuntutan konsumen. Saat ini, ponsel tidak hanya dilihat sebagai perangkat telepon dan SMS saja, tapi juga harus bisa menjadi communication hub untuk selalu terhubung dengan teman, saudara, dan seluruh dunia. Dengan sistem propietary, kata Pambudi, Samsung kesulitan mengembangkan aplikasi-aplikasi baru sesuai tuntutan tersebut.
"Bada bersifat open dan fleksibel, semua aplikasi yang diciptakan bisa dinikmati sampai ke ponsel low end," ujar Pambudi. Saat ini, Bada memang baru digunakan di satu jensi ponsel yakni Samsung Wave yang notebene merupakan smartphone kelas atas. Namun, ke depan, Samsung telah menyiapkan smartphone kelas menangah ke bawah dengan platform Bada.
Tahun ini, kata Pambudi, Samsung akan merilis tiga jenis ponsel lagi berbasis Bada. Masing-masing dua tipe yang hanya mendukung hingga jaringan EDGE dan satu tipe yang mendukung 3G/HSDPA. Ini juga menegaskan bahwa semua ponsel Samsung di masa mendatang adalah smartphone dari kelas low end hingga high end.
Bagaimana dengan platform lainnya? Pambudi mengatakan Samsung memang dikenal menggunakan semua platform di jajaran ponselnya dari Android, Windows, dan Symbian. Hal tersebut karena ada kelebihan tertentu yang tidak bisa dipenuhi semuanya di satu platform. Menurutnya, Samsung tetap akan mempertahakan strategi multi-OS di jajaran perangkatnya dan Bada salah satunya.
dikutip dari : http://tekno.kompas.com/read/2010/06/30/16153119/Ganti.Bada..Java.Propietary.Ditinggalkan.Samsung
Saturday, May 29, 2010
SAMSUNG OMNIA II
Omnia II atau biasa disebut Samsung I 8000 diluncurkan sebagai antisipasi dari Microsoft yang sangat berhati-hati dalam mendukung salah satu Smartphone akibat tekanan dari Blackberry, yang pasti Omnia II diluncurkan untuk membalas kegagalan pada Omnia I dalam hal fitur, koneksi dan sebagainya.
PAda layar dengan dukungan fitur advanced resistive touch membuat tampilan layar lebih akurat dalam merespon berbagai fitur, user interface untuk kepekaan terhadap gerakan saat dipakai dan juga dukungan format WVGA AMOLOED pada layar membuat tampilan menu sangat tajam.
Dengan dukungan kamera resolusi 5 MP LED Flash mampu menghasilkan gambar yang terang dan dengan dukungan format VGA@30 fps mampu menghasilkan kualitas video mendekati DVD, permainan 3D yang interaktif serta akan semakin menyenangkan dengan dukungan Headset Sennheisser dalam memberikan akan Multimedia yang mengesankan. BEgitu juga dengan dukungan konektifitas jaringan 3G HSDPA, HSUPA Web Browser Opera 9.5 sangat responsive untuk kebutuhan online.
HArga Samsung Omnia II di pasaran U$D 525 memakai OS Microsoft Windows Mobile Profesional dengan Prosesor Samsung S3C6410 800 MHz memori 16 GB Storage 256 MB RAM
PAda layar dengan dukungan fitur advanced resistive touch membuat tampilan layar lebih akurat dalam merespon berbagai fitur, user interface untuk kepekaan terhadap gerakan saat dipakai dan juga dukungan format WVGA AMOLOED pada layar membuat tampilan menu sangat tajam.
Dengan dukungan kamera resolusi 5 MP LED Flash mampu menghasilkan gambar yang terang dan dengan dukungan format VGA@30 fps mampu menghasilkan kualitas video mendekati DVD, permainan 3D yang interaktif serta akan semakin menyenangkan dengan dukungan Headset Sennheisser dalam memberikan akan Multimedia yang mengesankan. BEgitu juga dengan dukungan konektifitas jaringan 3G HSDPA, HSUPA Web Browser Opera 9.5 sangat responsive untuk kebutuhan online.
HArga Samsung Omnia II di pasaran U$D 525 memakai OS Microsoft Windows Mobile Profesional dengan Prosesor Samsung S3C6410 800 MHz memori 16 GB Storage 256 MB RAM
Subscribe to:
Posts (Atom)